Jilbab

olehuulii Diterbitkan 17 November 2013

Jilbab


*S: Saya



 G: Gus



 



S: "Gus, lagi sedih, nih.""



G: "Kenapa, Neng?"



S: "Kemarin perwakilan dari sekolah ikut kejuaraan Paskibraka di kabupaten."



G: "Lho, bagus dong. Kenapa sedih?"



S: "Sedihnya, tadi aku diceritain sama temenku kalau ada beberapa dari mereka menanggalkan jilbabnya sewaktu lomba itu."



G: "Iya kah? Yang jadi masalah buat pean apa, Neng?"



S: "Ya, aku ngerasa nggak enak aja ngeliat mereka lebih milih ngelepas jilbab cuma buat lomba gituan. Boleh marah nggak, Gus? Kecewa sih."



G: "Neng, mungkin mereka punya komitmen tersendiri dengan jilbabnya. Khusnudzan aja ya, Neng. Buat introspeksi juga ya. :)"



S: "Oh, iya. 'Afwan, Gus. Makasih sudah mengingatkan.. Hehe.."



Ternyata saya masih terlalu gampang menghakimi sifat dan sikap seseorang, Intinya, sejak saat itu saya belajar untuk selalu ber-khusnudzan atas setiap sikap dan keputusan seseorang. Satu lagi, sebelum menghakimi orang lain lebih baik hakimi diri sendiri dulu. Tidak ada salahnya untuk bercermin kepada mereka. Istighfar, yuk! :)



Allohu a'lam bishshowab.



 



Gambar: kupukpusawah.blogspot.com


Baca Juga

PILIHAN TUHAN

oleh: raninta.zalik

Ringkasan cerita tidak tersedia

  • 271
  • 0
  • 0
  • 0
  • Lainnya

Pengumuman Juara Event SP New Year

oleh: Admin Sipenulis

Ringkasan cerita tidak tersedia

  • 457
  • 0
  • 1
  • 0
  • Lainnya

Rasa

oleh: alya_haseena

Only You ^_^

  • 264
  • 0
  • 0
  • 0
  • Lainnya
Karya Lainnya dari uulii

Jilbab

oleh: Riyan Yulianti

Chat singkat soal jilbab.

  • 417
  • 1
  • 0
  • 0
  • Lainnya

Obrolan tentang Arisan

oleh: Riyan Yulianti

Ini ndongeng bukan ndalil tentang arisan (qurban/haji).

  • 813
  • 3
  • 0
  • 0
  • Lainnya

Cita-Citaku

oleh: Riyan Yulianti

Entah ini cita-cita atau bukan.

  • 512
  • 0
  • 0
  • 0
  • Cerita Pendek