Membuatku Lapar

olehnoury Diterbitkan 22 November 2014

Membuatku Lapar


Kau membuatku lapar.



Apalagi di malam gelap sehabis hujan seperti ini.



Lampu jalan menerangi langkahmu. Membuat wajah sederhanamu menjadi lebih cantik. Bibir merahmu juga jadi lebih merona. Tentu saja karena sinaran lampu membuat kristal super kecil yang terkandung pada lipstikmu menjadi begitu berkilau.



Suara ketukan sepatumu memperdengarkan kepercayaan diri yang kau miliki. Apalagi tubuhmu tinggi dengan berat badan proporsional. Angin tak akan bisa membuatmu tubuhmu melayang dan aspal yang kau injak tidak akan merasa 'keberatan'.



Harum minyak wangi tercium saat kau mengibaskan rambut ke belakang bahu. Dan seperti susuk, harum itu membuatku memutuskan untuk mengikutimu. Aku tidak mau tahu. Aku lapar, ingat itu!



Tapi jalanan di sini ramai. Aku tidak mungkin mendekatimu sementara banyak pria lain juga sedang mengikutimu dengan pandangan mereka. Ah, mereka itu sombong sekaligus bodoh. Padahal suka, tapi cuma berani melirik.



Dan inilah saat yang aku tunggu-tunggu. Kau menyeberangi jalan, lalu berbelok ke kiri. Sepatu dengan hak delapan senti itu membawamu ke sebuah trotoar jalan yang sepi. Jin saja jarang yang lewat, apalagi manusia. Dan di tikungan dekat tiang listrik, ada pepohonan besar. Kalau aku menyergapmu di sana, pasti malam ini akan jadi sangat sempurna.



Harum minyak wangimu semakin menguat, sebab jarak kita semakin dekat. Saat tubuhmu dinaungi hitamnya bayangan pepohonan seram, aku turun dari awang-awang untuk menghadangmu. Wajah percaya dirimu berubah kaget. Itu membuatku girang bukan kepalang. Dan saat mulutku menganga, dengan kedua tangan bersisikku memasukkan tubuhmu ke dalamnya, lalu gigi taringku mengoyakmu, aku tahu kau sudah tidak cantik. Tapi benar tebakanku, kau sangat lezat.


Baca Juga

Api yang Memadam

oleh: Kaka Kiki

Ringkasan cerita tidak tersedia

  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • Lainnya

Tentang rasa yang tidak tersampaikan

oleh: segelintir aksara

Ini bukan tentang saya ataupun dia. Melainkan tentang rasa yang tidak tersampaikan. Selamat menikmat....

  • 141
  • 1
  • 0
  • 0
  • Puisi

ANDAI KAU TAU

oleh: dessenazea

Aku menyambar buku itu, lama kelamaan pikiranku terusik. Rasa penasaran mendominasi permainan ini. M....

  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • Cerita Pendek
Karya Lainnya dari noury

-

oleh: Noury Hasan

0

  • 462
  • 0
  • 0
  • 0
  • Lainnya

Genap

oleh: Noury Hasan

Synopsis is not available

  • 406
  • 0
  • 0
  • 0
  • Lainnya

Sembilan Jam Sebelumnya

oleh: Noury Hasan

Synopsis is not available

  • 529
  • 0
  • 0
  • 0
  • Artikel