Blog

Latihan Menulis Fiksi: Mengembangkan Latar

Diterbitkan 16 October 2016

Latar adalah salah satu elemen paling penting dalam penulisan fiksi. Jika pembaca kamu tidak tahu di mana ceritamu sedang berlangsung, mereka akan tersesat dan bingung, dan mereka akan sulit menikmati kisah yang kamu sajikan.

Beberapa cerita memiliki latar sederhana berdasarkan latar tempat yang nyata. Kamu bisa menggunakan latar kota di mana kamu dilahirkan atau menggunakan latar dari kota-kota besar.

Namun, bisa juga latar cerita kamu berdasarkan dari sebuah tempat yang tidak ada di peta mana pun. Latar khayalan yang murni berasal dari imajinasimu semata.

Sekarang, kamu akan latihan mengembangkan latar dalam cerita-cerita yang sedang kamu buat.

Latihan Menulis Fiksi: Latar Tempat dan Latar Waktu

Latar itu ada dua: tempat dan waktu. Jika kamu sedang menulis sebuah novel kontemporer, latar tempat dan waktunya bisa kamu kembangkan dengan mudah. Namun, jika kamu sedang menulis fiksi sejarah, fiksi futuristik, atau cerita yang berkisah tentang perjalanan waktu, kamu harus memastikan bahwa pembaca tahu kapan itu terjadi.

Dalam latihan ini, kamu harus memilih beberapa latar dan tulislah secara singkat, buka ceritamu dengan info kapan dan di mana peristiwa itu berlangsung. Pembaca zaman sekarang tidak butuh deskripsi yang panjang, jadi tetaplah sederhana. Beberapa kalimat atau paragraf pendek sudah cukup.

Berikut adalah beberapa bahan latihan membuat latar. Buatlah latar tempat dari beberapa daftar di bawah ini:

 

- Kota hantu yang sudah tidak berpenghuni

- Kota metropolis kontemporer

- Sebuah rumah pada zaman Belanda

- Sebuah pesawat ruang angkasa yang baru saja meninggalkan bulan

- Sebuah gang buntu pada lewat tengah malam

- Sebuah warnet usang di pinggir kota

- Sebuah perpustakaan yang baru saja dibangun oleh pemerintah kota

 

Sekarang coba kamu deskripsikan latar tempat di atas dalam satu paragraf. Apa yang kamu bayangkan. Kira-kira di sana akan ada apa saja? Jalanannya seperti apa? Jendela rumahnya seperti apa? Dan lain sebagainya. Jika bayangan kamu sudah sedikit jelas, sekarang tulislah menjadi satu paragraf. Kamu boleh menambah daftar di atas untuk menambah pengalaman kamu dalam mengembangkan latar tempat.

Sekarang saatnya latihan untuk menulis latar waktu. Buatlah latar waktu dari beberapa daftar di bawah ini:

 

- Pagi hari di Gunung Bromo

- Siang hari di dalam commuter line

- Sore hari di tepi sebuah pantai

- Malam hari di dalam restoran siap saji

- Tengah malam di pinggir jalan raya ibu kota

 

Sekarang coba kamu deskripsikan latar waktu di atas dalam satu paragraf. Apa saja yang bisa dijadikan sebagai penanda waktu? Warna langit, sinar matahari, bentuk rembulan, pendar-pendar bintang di langit malam, dan lain sebagainya. Bagaimana dengan suhu udaranya? Apa yang kamu rasakan? Jika kamu sudah bisa membayangkannya, sekarang tulislah menjadi satu paragraf.

Kira-kira seperti itu. Oke, selamat berlatih mengembangkan latar untuk ceritamu!

Share this :