Blog

Cara Menulis Cerpen: 10 Langkah Praktis untuk Pemula

Diterbitkan 6 October 2016

Pada saat acara Lokakarya Menulis Kreatif yang diselenggarakan pada tanggal 1 Oktober 2016 lalu, Noor H. Dee membahas tentang panduan menulis cerpen untuk pemula.

Dalam presentasinya, Noor H. Dee membagikan 10 langkah praktis dalam membuat cerpen.

Berikut adalah 10 langkah praktis membuat cerpen untuk pemula.

 

1. Temukan karaktermu

Sebelum memulai sebuah cerpen, alangkah baiknya kamu tentukan dahulu karaktermu. Apakah tokohmu itu seorang manusia, hewan, benda, robot, atau apa? Jika tokohmu adalah seorang manusia, apakah dia seorang perempuan atau laki-laki? Jika dia adalah seorang perempuan, berapa usianya? Apakah dia sudah menikah? Atau, apakah dia masih anak-anak?

 

2. Apa yang karaktermu inginkan?

Setelah kamu sudah menentukan karaktermu, langkah selanjutnya adalah "Apa yang karaktermu inginkan?" Setiap manusia pasti menginginkan sesuatu, meskipun itu hanya sebatas menginginkan segelas air. Jelaskan apa keinginan karaktermu. Dan, berikan juga alasannya, kenapa karaktermu menginginkan hal itu?

 

3. Berikan masalah agar karaktermu tidak mudah mendapatkan keinginannya itu

Cerita yang baik adalah cerita yang tokohnya menghadapi sebuah masalah. Jadi, berikanlah masalah kepada karaktermu itu. Jadilah penulis yang sadis. Jangan ragu-ragu untuk mempersulit kehidupan karaktermu. Namun, karena ini cerpen, masalahnya jangan banyak-banyak. Cukup berikan satu masalah saja. Itu sudah lebih dari cukup.

 

4. Tentukan sudut pandang

Menentukan sudut pandang itu penting dalam sebuah cerita. Kamu tinggal pilih, ingin menggunakan sudut pandang orang pertama atau orang ketiga.

 

5. Tentukan latar waktu dan tempat

Latar waktu adalah kapan peristiwa itu sedang berlangsung. Latar tempat adalah di mana peristiwa itu sedang terjadi. Karena ini cerpen, kalau bisa kita memilih latar waktu yang tidak panjang, misalnya hanya pagi hari, atau siang hari, atau malam hari. Latar tempat pun begitu. Kalau bisa pilih satu latar tempat saja. Tidak usah banyak-banyak. Cerpen itu ruangnya sempit. Semakin sedikit semakin baik.

 

6. Kalimat pertama yang begitu menggoda

Jika kamu ingin pembacamu jatuh cinta pada pandangan pertama, kamu harus mampu membuat kalimat pertama yang bagus dalam ceritamu itu. Tentu saja hal ini butuh latihan yang tidak sebentar.

[baca ini: 4 Cara Membuat Kalimat Pertama yang Begitu Menggoda]

 

7. Gunakan panca inderamu

Jika ingin membuat tulisanmu hidup, kamu harus pandai-pandai menggunakan panca inderamu dalam menulis. Hal ini bisa membuat deskripsi ceritamu menjadi lebih hidup. Seperti apa suasananya: apakah panas atau dingin, apakah kamarnya berantakan atau rapi, apakah ruangan itu berisik atau sepi, dan lain-lain.

 

8. Ending yang tidak terduga

Bisa dibilang, ending atau akhir cerita adalah poin terpenting dalam cerita pendek. Ending yang tidak terduga adalah ending yang digemari oleh pembaca. Sebab, karena cerpen itu pendek, ending yang tidak terduga bisa membuat cerpen itu berefek panjang di benak pembaca. Sama seperti pembuatan kalimat pertama, tentu saja membuat ending yang tidak terduga itu butuh banyak-banyak latihan. Kamu harus banyak-banyak membaca cerpen-cerpen yang ber-ending tidak terduga.

 

9. Revisi! Revisi! Revisi!

Mulai sekarang kamu harus paham bahwa tidak ada tulisan bagus yang ditulis dalam sekali duduk. Harus ada revisi di sana-sini untuk menciptakan tulisan yang bagus. Setelah selesai membuat sebuah cerita, baca lagi cerita itu dan temukan kejanggalan-kejanggalan yang harus kamu revisi. Revisi bukan soal perkara memperbaiki typo dan tanda baca, tapi lebih kepada keseluruhan cerita. Apakah logika ceritanya sudah terbangun dengan baik? Apakah karakternya sudah tergarap dengan oke? Apakah ada yang tidak konsisten? Jangan pernah malas untuk merevisi tulisanmu!

 

10. Langgar semua aturan!

Ya, kamu bebas melanggar semua langkah-langkah di atas jika kamu merasa langkah-langkah tersebut tidak berguna untuk proses kreatif kamu. Jangan sungkan-sungkan untuk menolaknya. Sebab, siapa tahu saja kamu memiliki langkah-langkah yang lebih jitu untuk dirimu sendiri.

 

Sekian.[]

Share this :