Blog

7 Langkah Mudah Menulis Cerpen

Diterbitkan 9 June 2016

Setiap penulis tentu memiliki proses kreatif yang berbeda-beda dalam menulis cerpen. Ada yang dimulai dari judul terlebih dahulu. Ada juga yang dimulai dari memikirkan ending terlebih dahulu.

Kali ini kami akan memberikan 7 langkah mudah dalam menulis cerpen yang semoga bisa membantu proses kreatif kamu dalam menulis cerpen.

Langkah 1: Tulis Dasar Ceritamu dalam Sekali Duduk

Di langkah ini kamu hanya disuruh menulis apa yang ingin kamu ceritakan. Tidak perlu melakukan research. Tidak perlu detail. Tulis saja apa yang ingin kamu ceritakan. Tulis terus jangan istirahat. Tulis dalam sekali duduk. Jika sudah, kamu harus melakukan langkah berikutnya.

Langkah 2: Temukan Tokoh Protagonismu

Setelah dasar ceritamu sudah kamu temukan, sekarang saatnya menemukan tokoh protagonismu. Protagonis di sini tidak harus orang baik. Dia bisa saja seorang bajingan paling berengsek senusantara. Dia adalah tokoh yang membuat keputusan dan akan membuat ceritamu bergerak ke depan. Tokoh protagonismu adalah pusat cerita, mendukung plot, dan nasib hidupnya membuat ceritamu memiliki makna. Temukan protagonis yang tepat untuk ceritamu.

Langkah 3: Tulis Kalimat Pertama yang Sempurna.

Kalimat pertama dalam cerpen adalah pertaruhanmu dengan pembaca. Jika dia tidak menarik, pembacamu akan malas melanjutkan ceritamu. Jika dia menarik, pembacamu akan terus membaca sampai titik penghabisan. Kami sudah menulis artikel tentang kiat menulis kalimat pertama. Kamu bisa membacanya di sini.

Langkah 4: Mulailah Menulis!

Sekarang saatnya menulis cerpenmu dengan serius. Kamu sudah memiliki dasar cerita, tokoh protagonis, dan kalimat pertama yang sempurna. Teruskan kalimat pertamamu dengan kalimat-kalimat berikutnya yang menarik sampai selesai. Ya, sampai selesai.

Langkah 5: Edit Tulisanmu!

Cerpen yang sudah kamu selesai tulis itu masih draf pertama. Kata Hemingway, draf pertama adalah sampah. Artinya belum sempurna. Kamu harus mengeditnya. Lagi dan lagi. Biasanya, proses editing ini lebih lama ketimbang menulis. Bersabarlah.

Langkah 6: Baca Lagi dan Lagi!

Setelah proses editing selesai, bacalah cerpenmu berkali-kali. Kalau perlu, endapkan dulu sehari dan esoknya kamu baca lagi. Jika kamu masih menemukan kejanggalan seperti logika cerita yang kurang beres, salah ketik yang mengganggu, kalimat-kalimat yang tidak efektif, segera edit kembali sampai betul-betul kamu merasa puas. Jika kamu merasa cerpenmu sudah tidak ada masalah, langkah selanjutnya adalah ....

Langkah 7: Kirim Cerpenmu ke Media!

Ya, kirim cerpenmu ke media, bisa koran atau majalah. Atau, jika kamu malas menanti pemberitahuan pemuatan cerpenmu di media, kamu bisa langsung menerbitkan cerpenmu di Sipenulis.com!

Sekian![]

Share this :