Karimun Jawa

oleharinintanungki Diterbitkan 10 August 2015

Karimun Jawa

Mentari mulai bersiap ke peraduan saat aku berangkat menunggang ombak dan buih untuk menemuimu. Bila kau laksana kayu dewandaru yang tak berhak melangkahi lautan, aku yang akan menaklukkan samudera tuk menjemput impian. Ditemani pekik polah serombongan lumba-lumba di sisi kanan dan celoteh riang para pelancong di sisi kiriku, senyum seolah tak mau beranjak dari wajahku. Kubayangkan dirimu menantiku di ujung dermaga dengan dua butir kelapa muda di kedua tanganmu. Sabarlah kekasih, tujuh hari ke depan, kita rajut hari dengan menyusur pantai dan mengintip potongan surga yang terjatuh di laut karimun jawa.

Baca Juga

Lelaki Bedebah itu Telah Tersungkur

oleh: Gusti Sinom Pandu Winata Djambak

Inilah rahasia elang mencintai, rahasianya adalah rahasia itu sendiri, diam dalam diam-diam.

  • 509
  • 2
  • 0
  • 0
  • Puisi

k.e.t.i.k.a

oleh: Livka Orestilla

Ringkasan cerita tidak tersedia

  • 549
  • 1
  • 0
  • 0
  • Puisi

Cangkir

oleh: ilham A.R.

Ringkasan cerita tidak tersedia

  • 427
  • 0
  • 0
  • 0
  • Puisi
Karya Lainnya dari arinintanungki

Karimun Jawa

oleh: Nungki Arininta

Berangkat berlibur ke tempat kekasih di Karimun Jawa

  • 350
  • 0
  • 0
  • 0
  • Fiksi Kilat

Karimun Jawa

oleh: Nungki Arininta

Berangkat berlibur ke tempat kekasih di Karimun Jawa

  • 357
  • 0
  • 1
  • 0
  • Fiksi Kilat