TAKDIR

olehFahraNatalia Diterbitkan 25 November 2018

Di ujung barat matahari mulai menyelam



Dunia mulai hitam dan gelap di kesunyian malam



Tiada yang dapat mengelak bila cakrawala mulai muram



Karena ini sudah kehendak Sang kuasa malam



 



Di tangan merah memupuk sebuah darah



Yang tumbuh memerah dan mulai merekah



Sebab buah dari perbuatan yang kelam dalam salah



Sehingga Sang Kuasa pun marah



 



Tak disangka dia harus menanggung semua kesalahannya



Ditanggungnya marah, darah dan nyawanya



Tapi hatinya tak henti untuk meminta pada Sang Tuhan nya



Maaf karena kalap yang diperbuatnya



 



Namun semuanya harus ditanggung



Ketika ketukan muram sang hakim agung



Dimana dia harus kehilangan raga yang mendung



Membuat dunia mulai berkabung



 



 


Baca Juga

Puisi Kala Dhuha

oleh: Achmad Aditya Avery

Ringkasan cerita tidak tersedia

  • 208
  • 0
  • 0
  • 0
  • Puisi

Hitam Diantara Kelabu

oleh: Ajeng D. Pratika

Taukah kau betapa dalam luka yang saat ini aku rasakan, Hanya menanti sebuah penantian yang sia-sia.....

  • 267
  • 0
  • 0
  • 0
  • Puisi

Muslim Masuk Islam: 25 Desember

oleh: Agung Satriawan

Kok muslim masuk Islam? Bukannya non-muslim yang biasanya masuk Islam? Ah, itu pertanyaan lama. Kala....

  • 405
  • 1
  • 1
  • 0
  • Opini
Karya Lainnya dari FahraNatalia

Antara Cinta & Makna

oleh: Muhammad Fahran Januar

Synopsis is not available

  • 21
  • 0
  • 0
  • 0
  • Puisi

TAKDIR

oleh: Muhammad Fahran Januar

Synopsis is not available

  • 14
  • 1
  • 0
  • 0
  • Puisi

Dia Dambaan Hatiku Dan Hidupku

oleh: Muhammad Fahran Januar

Untukmu Wanita yang selalu hadir dalam mimpiku dan selalu kucinta

  • 6
  • 0
  • 0
  • 0
  • Puisi