Jobs in My Life

olehEvy Diterbitkan 7 February 2015

Spg Obat kuat....


Dan sewaktu jadi spg, dari beberapa produk yang berbeda. Yang gue ingat spg teh herbal. Untuk trainingnya sampai satu minggu dan setiap hari gue harus minum teh sampai 14 rasa, mulai dari nama bunga-bungaan, buah, dan nama-nama yang gue enggak kenal.Walhasil,  Selama seminggu gue mabook teh...! Tapi teh herbal ini teh kesehatan, bukan teh pelangsing badan, karena fungsinya untuk menghancurkan lemak dalam darah, yang biasa disebut Kolestrol. bukan lemak dalam tubuh. Tapi kalau kita minum teh penghancur lemak dalam tubuh dalam 14 rasa dalam sehari bukan lemak lagi yang hancur....! lidah perasa gue juga bisa hancur kaluessss....!Setelah mabook teh, ada lagi yang parah banget, gue melamar pekerjaan jadi spg minuman herbal, dan ternyata gue diinterview untuk jual “obat kuat” Oh My God....!!!! 


 


Memang terasa aneh pada awal interview ini, harusnya pertanyaan standart dalam wawancara kerja adalah: Nama lengkap, nama panggilan, tempat/tanggal lahir,anak ke berapa, pengalaman kerja dan latar belakang pendidikan dong? Ini pas ketemu sama orangnya langsung ditanya:


 


“Kamu sudah menikah?” Tanya si Bapak yang lagi interview gue


“Belum pak..?” Jawab gue dan dia langsung seperti kayak Pak Haji.


“Enggak apa-apa, jodoh itu di tangan Tuhan, jadi kita manusia hanya bisa mencari yang terbaik namun apabila Tuhan belum berkehendak, jangan sedih”


(degggghhhhh, siapa juga yang sedih)


“Enggak sedih pak” Jawab gue yang mulai heran,gue mau di interview apa dapat pencerahan hidup


“Bagus kalau enggak sedih” Jawabnya lagi sambil senyum “Ini pekerjaan untuk orang yang belum nikah juga, sepertinya enggak apa-apa” Ucapnya dan gue manggut-manggut aja


“Tapi kamu bersedia bila di tempatkan dipasar tradisional?” Tanyanya


“Maksud, bapak?”


“Seperti Apotek-apotek dipasar-pasar, bukan modern market seperti Carefour atau hypermart,lotte atau giant gitu?”


“Ohhh, saya sih, tidak masalah kalau soal penempatan kerja?”


“Oke, baik, saya rasa kamu cocok dan bisa langsung kerja” Gue senang banget dapat kerjaan, tapi cepat banget diterimanya, gue jadi bingung


“Untuk produk knowlegdenya apa ya, Pak?” Tanya gue


“minuman herbal kesehatan?” Jawabnya


“Ohh, seperti  vitamin atau cdr, gitu ya, Pak?”


“Ya, bisa berbentuk larut dalam air, bisa sejenis pil atau serbuk”


“Ohh, ekstra joss, gitu ya, Pak?” sok ngerti ya, gue


“Bisa dikatakan begitu, Tapi lebih tepatnya dikatakan seperti obat?” (Dalam hati nih, ohh pantes aja ditempatkannya di apotek pasar gitu?)


“Ohh, obat dalam bentuk minuman kesehatan ya, Pak?”


“Iya” Jawabnya sambil senyum-senyum


“Ohh, fungsi dan mamfaatnya untuk apa, pak?”


“Stamina” Jawabnya lagi dengan mata melotot


“Ohh, biar selalu semangat ya, Pak?” tanya gue dan dia tertawa


“untuk semua kalangan, Pelajar, umum, gitu,juga bisa ya Pak”


“Iya, boleh tapi kamu pelajari lagi pengetahuan produknya, kelebihannya. Dan sasaran pasarnya, khusus laki-laki dewasa” Ucapnya (Muka gue langsung berubah, gue lihat disekeliling ruangan gambar-gambar dinding, namun enggak ada yang mencurigakan)


“Maksudnya?” Tanya gue lagi yang mulai kelihatan mengerti maksud pembicaraan ini


 “ya, sejenis obat kuat, gitu, tau dong? Masa kamu enggak tahu” Senyum-senyum tuh orang. Langsung nelan ludah gue.


Apa jadinya, kalau gue ambil nih kerjaan, emak-bapak gue lewat situ, yang ada gue dib jewer dan ditarik suruh pulang. Dan gue juga bingung cara nawarinnya, apalagi promosiinnya...”Oh My God”


“O...obat...Obat kuatttt...pak?” Gue mengulang kata-kata dia dengan sangat ati-ati


“Iya..” Jawabnya (Pantesan aja yang ditanya duluan status pernikahan, udah nikah apa belum? Terus motivasi, katanya gue bisa-bisa aja kerja disini) Gue bingung banget cara menolaknya.


“Kapan, kamu mulai bisa kerja” Tanyanya (Sama aja,pertanyaannya “Kapan kamu bisa mulai untuk menjual obat kuat dari perusahaan saya”) Arghhhh...!!!! malu gue! ntar kalau ditanya teman-teman gue, “eh, kerja apa loe sekarang?” masa gue harus jawab “Spg, Obat kuat” Ya Tuhan.....Ya Allah....


“Saya tidak tahu, bisa mulai kerjanya kapan, Pak” Jawab gue datar


“Gimana ya, saya butuh orang secepatnya, kalau kamu tidak bisa besok, lebih baik saya cari orang lain saja” Sahutnya lagi (Nah, itu jauh lebih bagus)


“Yasudah, Bapak cari orang lain saja, Pak?” Jawab gue pelan


“Memangnya kamu bisanya tanggal berapa?” Tanyanya lagi (Katanya tadi mau nyari orang lain??)


“Saya masih terikat kontrak event, Pak? Nanti saya bilang dulu ke perusahaan penyelenggara event, saya” Jawab gue


“Yasudah, kalau begitu saya akan benar-benar cari orang lain” Jawabnya dengan nada keras


“Baik, Pak...saya juga tidak apa-apa, Terima kasih,atas kesempatan interviewnya” sahut gue sambil buru-buru keluar dari ruangan dia.


Tapi  setiap hari gue diteleponin untuk nanyain, kapan gue bisa mulai kerja. Saking gue pusinggnya, gue ganti nomor hp. (Kebanyakan orang putus dari pacar ganti no hp ini dikejar-kejar kerjaan, malah menghindar, ya, iyalah jadi spg obat kuat) Siapa yang mau, yang ada gue dikatawain sama teman-teman gue.


 

Baca Juga

Mbok Nah

oleh: Deddy Sussantho

Kali Jampang. Surga para pengelana. Pusat pengais nyawa ibu kota. Pengemis, pengamen, hingga pengump....

  • 441
  • 0
  • 0
  • 0
  • Cerita Pendek

Ketika Orang Hidup Harus Bekerja

oleh: euisdamarw

menyoal masalah anak-anak yang ....

  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • Cerita Pendek

Agen Jual Gasa Oil Di Makassar, Telp/Sms : 0853-3005-7900

oleh: Oddang Gasa Oil Di Makassar WA/Telp 0811-418-876

GASA OIL Oles - oles buat Mr.P Memperbesar, Membuat Kekar Serta Memberikan Efek Sensasional bagi Pas....

  • 87
  • 0
  • 0
  • 0
  • Cerita Pendek
Karya Lainnya dari Evy

My Blogy

oleh: Evy Yulianty

Di zaman yang serba canggih, semua memakai elektronik dan gadget yang canggih. Untuk curhat aku memi....

  • 10117
  • 3
  • 1
  • 0
  • Biografi

Jobs in My Life

oleh: Evy Yulianty

Kumpulan kisah-kisah dalam menghadapi pekerjaan dari yang kurang penting hingga yang enggak terlalu ....

  • 1234
  • 1
  • 1
  • 0
  • Cerita Pendek

Puisi

oleh: Evy Yulianty

Kumpulan Puisi... saat hati tertiup oleh rasa, adanya kebenaran cinta melalui kata

  • 1060
  • 0
  • 0
  • 0
  • Artikel