Detail Karya

Bustomi
Karya lainnya oleh Bustomi

Mengejar Malam

oleh: Bustomi

Kisah romantisme dewasa tentang ambisi dan perpisahan

  • 745
  • 1
  • 0
  • 0
  • Cerita Pendek

Komet

oleh: Bustomi

Kisah drama keluarga tentang ingatan, harapan, dan perceraian.

  • 543
  • 0
  • 0
  • 0
  • Cerita Pendek

Titik 30 Menit

oleh: Bustomi

Bacalah baik-baik biar tak terjebak....

  • 598
  • 0
  • 0
  • 0
  • Cerita Pendek
Baca juga

Biografi Macchiato

oleh: Bustomi

Gemetar di bibirmu tak seirama kaca bening, tak senada langit mendung. Tiada gemuruh guntur di angka....

  • 923
  • 3
  • 4
  • 0
  • Cerita Pendek

Ini Bagian Awal

oleh: ibenk

Lelaki sampah menulis sebuah cerita untuk seorang gadis berkuncir kuda

  • 603
  • 0
  • 1
  • 0
  • Cerita Pendek

Uji Nyali

oleh: hazellfox

"Selamat, anda mendapatkan dua juta rupiah karena telah menyelesaikan uji nyali di rumah angker Band....

  • 326
  • 0
  • 0
  • 0
  • Fiksi Kilat
Diterbitkan 27 December 2013

Hama

Ringkasan Cerita

Lelaki petualang itu mengundangku di hutan jati kembang, mengajak kaki-kakiku menyisir jalan setapak jati kembang. Saat rekah senyumnya hanya mengatup. Tipis. Tak pernah dibiarkannya kumpulan gigi yang serupa kawanan kuda putih itu terkena sinar mata. Hanya mata. Siapa pun pemilik mata, termasuk aku. Seolah-olah nyalang mata begitu menakutkan. Memberdirikan bulu kuduk. Seperti hendak menerkam gigi-gigi itu, menggigit lehernya, memutus pembuluhnya, memuncratkan darahnya, mencabut nyawanya, menggerogoti dagingnya. Ya, ketika senyumnya sebaris bibir tipis, sepanjang ia meyakini, tak mungkin bernyali ia melakukan perjalanan tanpa diriku. “Aku hanya ingin berpetualang, menjelajah bersamamu.” Oh, ucapan itu bahkan lebih mengharu-biru ketimbang redup sinar mentari terhadang dedaunan di dalam rimba jati. Itulah musababnya tak sanggup kutingkahi tiap ia bertutur gagasan.

  • Kategori: Cerita Pendek
  • Genre: Horor
  • 1069 Pembaca
  • 3 Komentar
  • 0 Dibagikan
  • Tambahkan Komentar