Detail Karya

Bustomi
Karya lainnya oleh Bustomi

Padang Senja

oleh: Bustomi

Cerita romantisme yang kekanak-kanakan. Terinspirasi lagu Coldplay - paradise.

  • 560
  • 0
  • 4
  • 0
  • Cerita Pendek

Lari

oleh: Bustomi

“Aaaarrrrggh!!!!” Di belakangku, seorang lelaki besar bermata merah larinya kilat sambil membawa....

  • 468
  • 2
  • 0
  • 0
  • Fiksi Kilat

Tempias

oleh: Bustomi

sepenggal kisah romantis. Musim penghujan mendatangi sebuah daratan di bumi. Kita tahu bahwa hujan ....

  • 468
  • 5
  • 2
  • 0
  • Cerita Pendek
Baca juga

Makan Malam

oleh: moerdhianto

Malam itu Ibu menyiapkan makan malam dengan daging yang banyak dan melimpah. Aku sangat senang sekal....

  • 212
  • 0
  • 0
  • 0
  • Fiksi Kilat

Denting-Denting Hati

oleh: 21juli1961

Konon, cinta pertama yang paling sukar dilupakan. Itulah yang terjadi dengan Jane dan Doni.

  • 291
  • 0
  • 0
  • 0
  • Cerita Pendek

TULANG NI NAMATE

oleh: hotmadihita

Tajuk ini bermakna Tulang dari seseorang yang meninggal. Saudara lelaki dari ibu kandung disebut tul....

  • 439
  • 0
  • 1
  • 0
  • Cerita Pendek
Diterbitkan 27 December 2013

Hama

Ringkasan Cerita

Lelaki petualang itu mengundangku di hutan jati kembang, mengajak kaki-kakiku menyisir jalan setapak jati kembang. Saat rekah senyumnya hanya mengatup. Tipis. Tak pernah dibiarkannya kumpulan gigi yang serupa kawanan kuda putih itu terkena sinar mata. Hanya mata. Siapa pun pemilik mata, termasuk aku. Seolah-olah nyalang mata begitu menakutkan. Memberdirikan bulu kuduk. Seperti hendak menerkam gigi-gigi itu, menggigit lehernya, memutus pembuluhnya, memuncratkan darahnya, mencabut nyawanya, menggerogoti dagingnya. Ya, ketika senyumnya sebaris bibir tipis, sepanjang ia meyakini, tak mungkin bernyali ia melakukan perjalanan tanpa diriku. “Aku hanya ingin berpetualang, menjelajah bersamamu.” Oh, ucapan itu bahkan lebih mengharu-biru ketimbang redup sinar mentari terhadang dedaunan di dalam rimba jati. Itulah musababnya tak sanggup kutingkahi tiap ia bertutur gagasan.

  • Kategori: Cerita Pendek
  • Genre: Horor
  • 812 Pembaca
  • 3 Komentar
  • 0 Dibagikan
  • Tambahkan Komentar