Detail Karya

Bustomi
Karya lainnya oleh Bustomi

Hiu Membiang di Kepala Mama

oleh: Bustomi

Makanya, Mona selalu menangisi seorang diri, meratapi nasibnya yang serta-merta berubah semenjak mam....

  • 796
  • 1
  • 2
  • 0
  • Cerita Pendek

Titik 30 Menit

oleh: Bustomi

Bacalah baik-baik biar tak terjebak....

  • 574
  • 0
  • 0
  • 0
  • Cerita Pendek

Surat Memori

oleh: Bustomi

Sepenggal Kisah Tragis Romantis. Sekali lagi, aku minta maaf. Ah, aku memang pengecut. Selalu kelu ....

  • 656
  • 1
  • 0
  • 0
  • Cerita Pendek
Baca juga

Ujung Hutan

oleh: AgungSatriawan

Bercerita tentang Wira,remaja yang dihukum oleh warga untuk keluar dari desa karena dianggap mencuri....

  • 396
  • 0
  • 1
  • 0
  • Cerita Pendek

Aneh

oleh: agunsyah

semangat.........!!!!!!

  • 375
  • 0
  • 0
  • 0
  • Cerita Pendek

Boneka Bayi

oleh: Fasya

Ringkasan cerita tidak tersedia

  • 397
  • 0
  • 2
  • 0
  • Lainnya
Diterbitkan 31 October 2014

Di Kebekuan Kota, Para Anjing Meraung-Raung

Ringkasan Cerita

Saat mereka menontonku, wajah anak-anak malang itu begitu antusias. Mata mungilnya tadinya indah penuh ketakjuban dunia. Sekarang aku bisa melihat sesuatu yang buruk di sana. Cahaya visual yang menggambarkan kriminalitas, polusi, perang, percumbuan orang dewasa yang menjijikkan, hingga koruptor-koruptor jahat tersenyum diwawancara. Begitulah yang manusia siarkan lewat kami yang tak berdaya dan selalu dijual-belikan di toko elektronik itu. Ya, ada beragam jenis anjing di sana. Ada yang kelaparan di jalanan lalu jadi anjing jenis pertama. Ada yang terlalu rakus hingga jadi anjing jenis kedua. Mereka hanya melampiaskan nafsunya di kota yang terlampau menggigil ini, membawa hasrat beku kengerian.

  • Kategori: Cerita Pendek
  • Genre: Horor
  • 951 Pembaca
  • 0 Komentar
  • 0 Dibagikan
  • Tambahkan Komentar