Detail Karya

Bustomi
Karya lainnya oleh Bustomi

Hiu Membiang di Kepala Mama

oleh: Bustomi

Makanya, Mona selalu menangisi seorang diri, meratapi nasibnya yang serta-merta berubah semenjak mam....

  • 478
  • 1
  • 2
  • 0
  • Cerita Pendek

Di Kebekuan Kota, Para Anjing Meraung-Raung

oleh: Bustomi

Saat mereka menontonku, wajah anak-anak malang itu begitu antusias. Mata mungilnya tadinya indah pen....

  • 321
  • 0
  • 0
  • 0
  • Cerita Pendek

Padang Senja

oleh: Bustomi

Cerita romantisme yang kekanak-kanakan. Terinspirasi lagu Coldplay - paradise.

  • 396
  • 0
  • 4
  • 0
  • Cerita Pendek
Baca juga

Friend 2 Friend

oleh: yuuki

Seorang teman lebih baik dari seorang kekasih. Itulah yang di tegaskan Fahira kepada hatinya, dia ti....

  • 147
  • 1
  • 2
  • 0
  • Cerita Pendek

Kata-kata

oleh: Lian

berkisah tentang barisan kata yang dirangkai menjadi sebua cerita

  • 59
  • 3
  • 2
  • 0
  • Cerita Pendek

Diammu Menafsirkan Bulan

oleh: 1010014111003

Ketika Cinta tidak harus dikatakan.

  • 161
  • 1
  • 1
  • 0
  • Puisi
Diterbitkan 27 December 2013

Biografi Macchiato

Ringkasan Cerita

Gemetar di bibirmu tak seirama kaca bening, tak senada langit mendung. Tiada gemuruh guntur di angkasa. Tiada geluduk yang menggetarkan kaca-kaca bening di sekeliling kita. Hanya air. Sekedar air yang bersih nan jernih, betapa jernih, bagai tiada lagi yang lebih jernih kecuali air matamu. Ya, air matamu bening dan bercahaya. Meleleh di langsat pipimu, pelan, begitu pelan, serupa juluran air yang merambat di kaca. Dan percikan-percikan air hujan itu menyisakan embun di kaca, titik-titik mungil yang mengandung keheningan. Oh, palsukah air matamu?

  • Kategori: Cerita Pendek
  • Genre: Romantis
  • 496 Pembaca
  • 4 Komentar
  • 0 Dibagikan
  • Tambahkan Komentar